kita pun berpisah
engkau ke selatan
aku ke utara
engkau berangkat
meninggalkan taman
aku keseorangan
melihat mentari terbenam
di ufuk menemani diriku
di taman ini
dedaunan jatuh berguguran
siapalah yang menghitungnya
melainkan aku
hingga senja menyinsing
aku masih disini
dengan mimpi
yang kau hadiahkan
sewaktu kita masih bersama
ku tak tahu mengapa
aku begitu setia
menghitung dedaunan yang berguguran
dan masih menantikan dirimu
kau mungkin tahu
ada rindu sewangi kasturi
bermesra denganku
di kamar hatimu
Tuesday, November 24, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment