kesyahduan di langit membiru
berlabuh di pelabuhan sepi
camar putih terbang pulang
ada tangan mengutip teritip di pantai
meninggalkan jejak di pasir waktu
tingkat usia kian mematangkan
gurau senda yang kelmarin
masih teguh disini
menghitung hari yang menghilang
membilang hari esok yang mendatang
tanpa kepastian
perca perca peristiwa
musim-musim yang terindah
gugur di kaki pohon kenangan
menjarak ilusi ke halaman rindu
mengetuk jendela mimpi
lantas kudakap menjadi ukiran jiwa
lestari abadi
Friday, November 20, 2009
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment